ARTIKEL

JawaPos.com - Ketua Umum Perempuan Tani Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Dian Novita Susanto menyambut baik program swasembada pangan yang digalakan oleh pemerintah saat ini.

"Dengan program swasebada pangan ini akses kaum perempuan pada sektor pertanian, bisa kembali terbuka lebar,” ujar Dian melalui keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Senin (25/09).

Menurut Dian, swasembada diharapkan bisa menjawab tantangan kondisi perempuan yang saat ini nyaris kehilangan akses ekonomi dalam proses produksi pertanian pasca adanya pergeseran pola pertanian dari tradisional ke arah modern, yakni kembali tersedianya lahan-lahan pertanian yang dapat digarap.

Karena itu, dalam momen Hari Tani tahun ini Dian mengingatkan kepada kaum Perempuan seluruh Indonesia adalah pihak yang ikut berjasa pada proses budidaya pertanian tradisional. 

"Kondisi ini ditandai dengan peran aktif perempuan dalam mengembangkan budidaya pertanian melalui keterampilannya. Disamping peran utama Perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga,” tegas Dian. 

Menurutnya, perempuan merupakan kunci dalam ketahanan pangan dalam sebuah keluarga dimulai dari perencanaan, mengolah pangan hingga menentukan besar kecilnya anggaran.

"Ditangan perempuanlah terpenuhinya kebutuhan gizi sebuah keluarga, untuk itu setiap perempuan harus mengetahui pangan yang memenuhi standar kelayakan sebuah keluarga," pungkasnya.


Sumber: https://www.jawapos.com/read/2017/09/25/159178/hkti-perempuan-adalah-kunci-utama-ketahanan-pangan

Share this:

VIDEO TERKINI

Menggugah Pemuda Bereaksi Mengantisipasi Beban Sistem Pangan di Masa Depan

Forum for Young Indonesians (FYI) dengan tema 'Our Food, Our Future' digelar di Hall Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, (Minggu 22/10). Hadir pakar-pakar termuka seperti Wakil Presiden RI ke -11 Prof. Dr. Boediono, Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, ekonomo Faisal Basri, ekonom Prof. Dr. Emil Salim serta inovator-inovator muda yang memberi warna baru dalam praktik sistem pangan berk