NEWS

Kolaborasi CISDI dan ISMKI: Ajak Dokter Muda Indonesia sebagai Pemimpin Kesehatan Bangsa Dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Padang, 18 Mei 2017 – Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) merupakan organisasi yang menaungi 73 lembaga eksekutif mahasiswa kedokteran Indonesia yang secara rutin menyelenggarakan National Multi Development Project (NMDP). NMDP adalah ajang pelatihan bagi mahasiswa kedokteran untuk mengasah kepemimpinan dan kemampuan manajemen proyek komunitas. Pada rangkaian program NMDP 2017 yang diselenggarakan pada 18-21 Mei 2017 di Universitas Andalas Padang, CISDI berkesempatan untuk menyampaikan materi terkait peran dokter dalam konteks Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Masyarakat yang sehat adalah prasyarat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan target pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ketiga. Target ini bertujuan untuk menggerakkan masyarakat global dalam memperoleh kehidupan yang lebih sehat dan lebih sejahtera di segala usia.

“Saat ini kondisi kesehatan di Indonesia belum ideal. Angka kematian ibu di Indonesia masih berada di angka 359 untuk 100.000 kelahiran (SDKI, 2012). Angka kematian bayi di Indonesia juga masih cukup tinggi dengan 32 kematian per 100.000 kelahiran (SDKI, 2012). Target dari SDGs adalah mengurangi angka kematian ibu dan bayi hingga kurang dari 70 kasus kematian di tahun 2030. Guna mempercepat pencapaian target ini, tentu dibutuhkan upaya masif dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya tenaga kesehatan profesional seperti dokter,” demikian penuturan Anindita Sitepu, Direktur Program CISDI, terkait kondisi kesehatan Indonesia dalam konteks SDGs saat ini.

“Pengalaman mengelola program Pencerah Nusantara membuka kacamata kami bahwa peran dokter tidak hanya terbatas pada tindakan kuratif, promotif dan preventif. Tetapi juga bisa meluas hingga ke advokasi ke pemerintah daerah bahkan penguatan kolaborasi lintas profesi dan lintas sektor. Dari sini kita bisa melihat bahwa dokter memiliki peran yang strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, saya ingin mengajak seluruh dokter muda yang tergabung di bawah ISMKI untuk memaksimalkan kesempatan belajar yang ada. Langkah kecil yang diambil saat ini pasti akan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan di kemudian hari,” tutup Anindita. (YY)

Share this:

VIDEO TERKINI

Menggugah Pemuda Bereaksi Mengantisipasi Beban Sistem Pangan di Masa Depan

Forum for Young Indonesians (FYI) dengan tema 'Our Food, Our Future' digelar di Hall Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, (Minggu 22/10). Hadir pakar-pakar termuka seperti Wakil Presiden RI ke -11 Prof. Dr. Boediono, Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, ekonomo Faisal Basri, ekonom Prof. Dr. Emil Salim serta inovator-inovator muda yang memberi warna baru dalam praktik sistem pangan berk