NEWS

Orientasi Pasca Penugasan, Pencerah Nusantara Bersiap Hadapi Tantangan Sesungguhnya
Jakarta, 10 Mei, 2017 - Pada Senin 8 Mei 2016, empat puluh lima anggota tim Pencerah Nusantara Angkatan IV tiba di Jakarta dari sembilan lokasi penempatan setelah bertugas selama 12 bulan. Para pencerah tersebut menggenapi pengabdiannya di sembilan kabupaten penempatan yaitu Aceh Selatan (Aceh), Muara Enim (Sumatera Selatan), Cirebon (Jawa Barat), Grobogan (Jawa Tengah), Gunung Mas (Kalimantan Tengah), Mamuju Utara (Sulawesi Barat), Konawe (Sulawesi Tenggara), Sumbawa Barat (Nusa Tenggara Barat), dan Sorong (Papua Barat).

Menandai akhir penugasan para Pencerah, CISDI menyelenggarakan Orientasi Pasca Penugasan (OPP) di Jakarta. Bagi para Pencerah, OPP ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka sebelum kembali ke dunia kerja dan bermasyarakat di daerah asalnya. Berlangsung sejak tanggal 9 Juli hingga 10 Juli 2017 di Graha Sofyan, Jakarta Pusat, OPP akan menjadi dasar perencanaan strategis keberlanjutan program Pencerah Nusantara di masa datang. 

Selama satu tahun penugasan, Angkatan Keempat Pencerah Nusantara telah melaksanakan berbagai program strategis pembangunan kesehatan masyarakat seperti pemetaan kebutuhan, intervensi, dan menjalankan proses monitoring dan evaluasi. Langkah-langkah ini membantu tim Pencerah mencapai beberapa target yang ditetapkan. Target ini umumnya terkait indikator kesehatan yang tercakup dalam Sustainable Development Goals.
Pada masa akhir penempatan, Pencerah Nusantara Angkatan IV menutup penugasan dengan melakukan transisi dengan angkatan Kelima di masing-masing lokasi penempatan. Transisi dilaksanakan untuk memastikan semua inisiatif yang sudah diimplementasi dapat terus berjalan sesuai visi dan misi yang ditetapkan bersama pemangku kepentingan setempat. 

Melengkapi masa pengabdian Pencerah Nusantara, kegiatan Orientasi Pasca Penugasan diadakan dengan harapan tim Pencerah Nusantara yang telah mengabdi dan CISDI dapat melakukan refleksi dan mengambil intisari dari penugasan Pencerah Nusantara selama setahun. 

Refleksi dan tukar pikiran ini akan berguna bagi penyempurnaan program, baik dalam implementasinya di lapangan maupun dalam pembuatan kebijakan program yang lebih utuh dan menyeluruh. Orientasi Pasca Penugasan ini juga ditujukan untuk membekali dan memperkenalkan Pencerah Nusantara Angkatan Keempat dalam wadah alumni yang bernama Alura, Alumni Pencerah Nusantara.

Pada hari pertama OPP, Co-Founder CISDI, Diah Saminarsih secara langsung menyambut kepulangan para Pencerah dan menyampaikan ucapan terima kasih mewakili para pemangku kepentingan pembangunan kesehatan masyarakat yang terlibat dalam arsitektur program Pencerah Nusantara. Diah menekankan bahwa dalam pembangunan kesehatan, kebijakan kesehatan yang apik tidak akan berdampak pada masyarakat tanpa peran aktif tenaga kesehatan yang memiliki pemahaman di tingkat akar rumput.

Pada hari kedua, CISDI menghadirkan Vivid Argarini, seorang konsultan komunikasi untuk memberikan sharing session mengenai pentingnya mengelola personal branding. Menyambung sesi tersebut, Dian Mariani, Manager Divisi Human Resources Nutrifood, menyampaikan materi menulis CV yang sesuai dengan jenis karir dan institusi pemberi kerja yang diinginkan. Dian menekankan bahwa mengenali minat, skill, knowledge, dan attitude dalam mencari pekerjaan sama pentingnya dengan mengenali nature pekerjaan, value, dan budaya perusahaan.

Lebih lanjut Dian menyampaikan bahwa kesuksesan menulis CV dapat ditentukan oleh isi dan tampilan. Antusiasme para Pencerah terlihat saat Dian menampilkan dan menjelaskan beberapa contoh curriculum vitae. “CV tidak perlu terlalu panjang,” ujar Dian. Penggunaan Bahasa Inggris dan Indonesia sama baiknya asalkan dilakukan dengan tepat dan efektif dalam menggunakan grammar dan pilihan kata.” 

Sesi diakhiri dengan tepuk salut, tepuk kece, dan salam terima kasih yang merupakan hasil kreatifitas para Pencerah. Tepuk tangan berlirik dan berintonasi unik tersebut didendangkan dengan koreagrafi apik dan berenergi dari para Pencerah untuk para pembicara. 

Diharapkan kegiatan ini juga dapat menambah pengetahuan Pencerah dalam merencanakan titian karir berikutnya. Menghadapi tantangan nyata di kehidupan sosial dan dunia professional. CISDI percaya bahwa perkembangan karakter dan keahlian yang diperoleh selama program Pencerah Nusantara yang dikombinasikan dengan karir yang sesuai, akan menjadi kontribusi nyata dan berdampak bagi pembangunan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.



Oleh : dr. Mochammad Fadjar Wibowo, MSc GH

Share this: