NEWS

Pencerah Nusantara Beraksi barengan Pesta Pendidikan 2016

FX Sudirman-Jakarta, 29 Mei 2016 – Pesta Pendidikan 2016 merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang diadakan selama bulan Mei 2016, dan merupakan salah satu inisiasi dari Sekolah Cikal. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menjadikan bulan Mei 2016 ini sebagai bulan Pendidikan. Lebih dari 100 komunitas tergabung dalam ajang Pesta Pendidikan ini, dan memiliki tujuan yang sama yaitu mengedukasi Indonesia sesuai dengan bidang yang digeluti masing-masing komunitas.

“Memajukan pendidikan di Indonesia tidak bisa hanya dilakukan sendirian, tapi butuh bahu membahu untuk membuat pendidikan memiliki landasan yang kuat.”, ungkap Anies Baswedan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, yang juga hadir untuk mendukung kesuksesan acara ini.

Tanggal 29 Mei 2016 kemarin merupakan acara puncak dari seluruh rangkaian acara yang dibuat oleh Pesta Pendidikan. Dimulai dari “Buka Pintu Sekolah”, yang merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan tiap-tiap komunitas yang tergabung di dalamnya, “Pahlawan Pendidikan” merupakan Gallery Walk dari masing-masing kegiatan yang pernah dilakukan, dan “Suara Siswa” yang merupakan mini talk show yang diadakan di beberapa tempat yang tersebar di FX-Sudirman, Jakarta.

Pencerah Nusantara mendapat kesempatan untuk berbagi kisah positif saat melakukannya aksi nyatanya di 16 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui konsep Gallery Walk, di mana masing-masing komunitas memperlihatkan foto-foto, video, serta cerita-cerita seru yang dikemas menarik untuk dipahami. Selain itu, games peta buta juga menjadi penunjang untuk para pengunjung lebih mengetahui wilayah di Indonesia yang belum pernah diketahui sebelumnya.

“Jadi, Pencerah Nusantara itu apa?”, tanya salah satu pengunjung yang masih menempuh studi di perkuliahan.

“Pencerah Nusantara itu adalah suatu gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan layanan primer di bidang kesehatan. Nah, layanan primer di bidang kesehatan itu adalah Puskesmas. Jadi, PN itu bekerjasama dengan Puskesmas yang ada di daerah-daerah.”, jelas Asnoer, IT Manager CISDI, yang turut berpartisipasi dalam kemeriahan Pesta Pendidikan.

Tak hanya mahasiswa, siswa-siswi yang masih pelajar di sekolah beserta orangtua mereka juga berkunjung ke Gallery Walk PN untuk mengetahui lebih dalam apa yang dikerjakan oleh PN dan apa hubungannya dengan pendekatan yang dilakukan PN ke sekolah.

“Kami juga melakukan advokasi ke sekolah, karena sekolah adalah tempat para siswa mendapatkan ilmu pengetahuan untuk bekal masa depannya kelak. Kami memberikan pengetahuan mulai dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kesehatan reproduksi, sampai advokasi pengendalian tembakau, di mana anak muda saat ini, terutama yang masih duduk di bangku sekolah, menjadi target iklan rokok.”, tambah Siska, Program Management Officer CISDI dan juga Alumni Pencerah Nusantara angkatan ke-3.

Advokasi pengendalian tembakau ke generasi muda menjadi suatu hal penting yang harus dijadikan perhatian bagi semua masyarakat. Selain beban ekonomi negara karena menanggung orang yang sakit akibat merokok, alih-alih bonus demografi dapat menjadi tidak produktif di usia produktif mereka kelak. Salah satu program CISDI yang berusaha untuk advokasi pengendalian tembakau terutama pada generasi muda, yaitu Penggerak Nusantara, turut memeriahkan Pesta Pendidikan 2016 dengan mengadakan Mini Talk Show di Rumah Main Cikal.

Mini Talk Show yang mengangkat tema “Generasi Keren Tanpa Rokok” ini dibahas dari aspek kesehatan, beban ekonomi, serta bagaimana sistem teknologi juga dapat berkontribusi untuk mengendalikan tembakau di Indonesia. dimoderatori oleh Gatot Suarman, dengan narasumber yang terlibat yaitu Muhamad Ricky selaku anggota dari Smoke Free Agents (SFA), Anindita Sitepu selaku Direktur Program CISDI, serta Muhammad Iqbal selaku Marketing Communications Executive dari Qlue.

“Anak muda masih mudah terpengaruh, segala hal yang dilihatnya keren, pasti akan ditiru dan lama kelamaan akan menjadi kebiasaannya untuk dilakukan.”, ujar Ricky.

Paparan iklan rokok yang semakin dekat dengan anak muda akan tertanam secara tidak sadar di dalam pikiran mereka, sehingga membuatnya merasa harus merokok agar terlihat keren sama seperti apa yang disajikan oleh iklan tersebut. Salah satu program yang diusung oleh CISDI dalam pengendalian tembakau yaitu Generasi Kreatif: Penggerak Nusantara.

“Penggerak Nusantara adalah program peer education pengenalan dampak negatif tembakau pada pelajar SMP.”, jelas Anindita.

Melalui peer education, siswa bisa saling mengajarkan dan mengingatkan kepada teman sebayanya, terutama dalam hal memberitahu dampak negative dari konsumsi rokok jika mereka memakainya. Semangat ini sejalan dengan semangat “Semua Guru Semua Murid” pada acara Pesta Pendidikan 2016 ini.

Muhammad Iqbal mengatakan bahwa anak muda semakin dekat dengan sistem teknologi, sebagai sistem yang akan memberikan informasi dengan perkembangan terbaru. Qlue hadir dengan maksud ingin menjadi wadah informasi berbasis sosial media bagi anak muda. Tak hanya memberikan informasi, anak muda juga bisa turut beraksi dalam pembangunan kota melalui aplikasi ini.

“Kenapa sosial media? Anak muda kan identik dengan sosial media, kami mencoba untuk menggunakan kesempatan ini supaya anak muda dapat menjadi ‘gelisah’ untuk memperbaiki kotanya dengan cara yang unik dan tidak membosankan. Icon-icon yang kami buat juga menunjang anak muda untuk terus berpartisipasi dalam melakukan pengaduan.”, jelas Muhammad Iqbal.

Pesta Pendidikan 2016 menjadi ajang terbesar tempat bertemunya para komunitas yang sama-sama memiliki keinginan untuk memajukan Indonesia dimulai dari akar rumput. Adanya ajang ini, tiap-tiap komunitas jadi semakin memperluas jejaringnya dan berkolaborasi. Bidang yang dibawa oleh masing-masing komunitas boleh beragam, tapi semangat untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik itu lah yang menjadi tujuan kita bersama, karena “Semua Murid, Semua Guru”.


Penulis: Hadassah A. T.

Share this:

BERITA SEBELUMNYA

Resmi Dilantik, 46 Pencerah Nusantara IV Siap Mengabdi

Sabtu, 7 Mei 2016 - Setelah melewati pelatihan dan k

Diskusi Publik CISDI: Meningkatnya Ancaman Diabetes Mellitus Terhadap Generasi Muda Indonesia

Terus meningkatnya jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) yang juga b

CISDI Resmi Bekolaborasi dengan Yayasan Bhakti Bangsa demi Perbaikan Generasi Penerus Bangsa

Jakarta, 18 April 2016 – Sebagai organisasi yang melihat pemuda seba

Update Pencerah Nusantara

Tahap Seleksi (9-12 Februari 2016)

VIDEO TERKINI

Nasional Youth Town Hall (Indonesia)

Nasional Youth Town Hall (Indonesia)