Program Kerja

Pencerah Nusantara

Gerakan Pencerah Nusantara adalah terobosan yang diinisiasi oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI MDGs) yang bertujuan memperkuat pelayanan kesehatan primer melalui penempatan generasi muda di daerah perifer di Indonesia.

Pencerah Nusantara terdiri dari sekelompok tim kesehatan terpilih dan terlatih (dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat dan pemerhati kesehatan dari berbagai latar belakang akademis) yang bersedia mengabdikan diri selama 1 tahun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di pelosok Indonesia.

Tim Pencerah Nusantara akan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan secara lintas sektor untuk bekerja bersama meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menggunakan kesehatan sebagai daya ungkit. Tim Pencerah Nusantara diharapkan dapat menjadi agen perubahan di daerah penugasan mereka masing masing dalam memperbaiki profil kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


Peta Kemitraan

Upaya pembangunan di Indonesia merupakan suatu proses dengan kompleksitas tinggi. Sumber daya yang tersedia, pemangku kepentingan yang terlibat, dan ketepat-gunaan sebuah program pembangunan adalah beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan upaya tersebut. Faktor-faktor ini menciptakan sebuah kebutuhan akan adanya wadah yang bisa diakses publik sebagai pusat informasi mengenai berbagai upaya pembangunan di Indonesia.

Terkait hal ini, CISDI dengan bangga menginisiasi Peta Kemitraan. Peta Kemitraan adalah peta online terkonsolidasi yang menjelaskan detil dinamika inovasi pembangunan di tiap wilayah Indonesia. Peta ini bermaksud untuk memberikan akses informasi kepada publik mengenai sebaran berbagai upaya pembangunan dalam berbagai isu pembangunan di Indonesia. Pertama kali diluncurkan ketika Indonesia MDG Awards 2013 diselenggarakan, peta ini  berhasil mengumpulkan beragam inovasi pembangunan inspiratif yang terjadi di berbagai belahan Indonesia. Untuk memperkuat fungsinya, peta ini pun menampilkan persoalan utama yang mendominasi suatu daerah, agar upaya-upaya yang dilakukan di daerah tersebut dapat tepat sasaran.



SDG merupakan kelanjutan dari apa yang sudah dibangun pada MDGs (Millenium Development Goals), Tujuan Pembangunan Millenium, yang mulai dijalankan pada September 2000 dan berakhir di tahun 2015. Adapun target MDGs adalah tercapainya kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada 2015 yang merupakan tantangan utama dalam pembangunan di seluruh dunia yang terurai dalam Deklarasi Milenium. Deklarasi ini diadopsi oleh 189 negara serta ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan dan kepala negara pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium di New York pada bulan September 2000 tersebut.



SDGs memiliki 5 pondasi yaitu manusia, planet, kesejahteraan, perdamaian, dan kemitraan yang ingin mencapai tiga tujuan mulia di tahun 2030 berupa mengakhiri kemiskinan, mencapai kesetaraan dan mengatasi perubahan iklim


Penggerak Nusantara - Generasi Kreatif

Program pengendalian dalam bentuk pencegahan perilaku masih sangat terbatas, hanya 69,3% pelajar yang mendapat informasi tentang bahaya rokok di sekolah. Padahal upaya promosi kesehatan di sekolah terbukti efektif dalam menurunkan penggunaan rokok pada pelajar dengan metode pembelajaran interaktif dari pelajar ke pelajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Pendidikan kesehatan merupakan bentuk pencegahan primordial yang efektif untuk menghindari kebiasaan merokok pada remaja. Pendidikan kesehatan telah dibuktikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dan juga telah mengubah sikap remaja terhadap rokok karena sebagian besar remaja ingin menghentikan kebiasaan merokok. Inilah yang melatarbelakangi dan mendorong dibentuknya Modul tutor sebaya program Penggerak Nusantara untuk siswa SMP oleh Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives.

Program tutor sebaya edukasi dampak bahaya rokok Penggerak Nusantara dimulai awal tahun 2015 dan telah implementasikan pada dua sekolah di DKI Jakarta yaitu SMP Negeri 113 dan SMP Al-Izhar. Modul program dengan pendekatan yang inovatif dikembangkan telah disesuaikan dengan hasil implementasi di dua sekolah dan akan terus dikembangkan sesuai dengan hasil implementasi program yang selanjutnya. Tidak hanya melakukan implementasi modul, namun CISDI juga melakukan riset untuk melihat bagaimana dampak dari program Penggerak Nusantara. Hasil yang didapat yaitu terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan dan persepsi tentang dampak bahaya rokok pada tutor sebaya dan teman sebaya yang dillatihnya. Begitu juga hasil dari intervensi program juga dapat memberdayakan para remaja untuk menjadi agents of change.


Nusantara Sehat

Program Nusantara Sehat merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dicanangkan oleh Kemenkes dalam upaya mewujudkan fokus kebijakan tersebut. Program ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diutamakan oleh Pemerintah guna menciptakan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan. 

Program Nusantara Sehat bertujuan untuk menguatkan layanan kesehatan primer melalui peningkatan  akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di DTPK dan DBK juga mempunyai  tujuan menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan, menggerakan pemberdayaan masyarakat dan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi serta meningkatkan retensi tenaga kesehatan yang bertugas di DTPK. Program ini merupakan program lintas unit utama di Kemenkes yang fokus tidak hanya pada kegiatan kuratif tetapi juga promotif dan preventif untuk mengamankan kesehatan masyarakat (public health) dari daerah yang paling membutuhkan sesuai dengan Nawa Cita.


AIDS Innovation Award

Memasuki tahun 2015 yang merupakan tenggat waktu untuk Millenium Development Goals (MDGs), dunia masih dihadapkan dengan kenyataan bahwa kebanyakan negara-negara belum dapat mencapai target dalam menurunkan angka penyebaran infeksi HIV  dan AIDS. Upaya- upaya yang diarahkan untuk mempercepat pencapaian target-target MDGs khususnya dalam menurunkan angka sebaran HIV dan AIDS merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditawar. Laporan MDGs tahun 2013 oleh Bappenas menunjukkan bahwa Indonesia masih belum mencapai target sehubungan dengan menurunkan infeksi HIV dan AIDS, meskipun telah ada peningkatan usaha yang dilakukan.  

Praktik-praktik cerdas yang sudah dilaksanakan baik di level nasional maupun di daerah  perlu diangkat untuk menunjukkan dampak positif  yang sudah dilakukan di masyarakat luas dan menginspirasi perubahan sosial disetiap bangsa. Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) akan memberikan penghargaan AIDS Innovation Awards untuk program penanggulangan AIDS yang efektif dan inovatif yang dilakukan oleh pemerintah, lembaga non-pemerintah dan sektor swasta mulai dari tingkat nasional hingga ke tingkat kabupaten/kota di Indonesia. Pemberian penghargan ini dilakukan dengan dukungan dan kerjasama UNAIDS dan CISDI.

Share this:

VIDEO TERKINI

Menggugah Pemuda Bereaksi Mengantisipasi Beban Sistem Pangan di Masa Depan

Forum for Young Indonesians (FYI) dengan tema 'Our Food, Our Future' digelar di Hall Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, (Minggu 22/10). Hadir pakar-pakar termuka seperti Wakil Presiden RI ke -11 Prof. Dr. Boediono, Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, ekonomo Faisal Basri, ekonom Prof. Dr. Emil Salim serta inovator-inovator muda yang memberi warna baru dalam praktik sistem pangan berk