Apa Saja Prasyarat untuk Menjadi Seorang Pencerah Nusantara? Ini Bocorannya

Content

Banyak prasyarat yang perlu disiapkan sebelum seseorang memutuskan bergabung menjadi Pencerah Nusantara, seperti kualifikasi pendidikan, jiwa kepemimpinan, dan komitmen yang tinggi. (Sumber gambar: Dok. Pencerah Nusantara)

Pencerah Nusantara Covid-19 (PN Covid-19) resmi menutup kisah perjalanan. Selama kurang lebih tujuh bulan mengabdi, ketiga belas tenaga kesehatan terpilih telah menampilkan komitmen, semangat, dan kontribusi nyata di wilayah penempatan masing-masing. Semangat serta komitmen tersebut telah terjaga sekian lama, sejak 2012 tepatnya, ketika Pencerah Nusantara (PN) pertama kali mengabdikan diri membangun dan menguatkan intervensi kesehatan di wilayah-wilayah dengan kondisi kesehatan tertinggal.

Namun tentu, tidak semua orang siap dan mampu berkomitmen melaksanakan tugas sebagai seorang Pencerah Nusantara. Berbagai catatan perjalanan menunjukkan, selain kapasitas pengalaman, dan keterampilan, terdapat nilai, pandangan hidup, serta latar belakang emosional yang mendorong seorang Pencerah Nusantara mampu menjalankan tugas dengan maksimal di wilayah di penempatan.

Karenanya, jika kamu seorang tenaga kesehatan yang ingin mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat dengan cara menjadi seorang Pencerah Nusantara, apa saja yang kamu perlu persiapkan? Berikut kami rangkumkan informasi ini untukmu.

Penuhi Kualifikasi Pendidikan dan Pengalaman

Banyak orang memimpikan bergabung menjadi Pencerah Nusantara semenjak menempuh bangku pendidikan kesehatan. Sebagai program penguatan masyarakat melalui intervensi kesehatan, tenaga kesehatan tentu menjadi jantung keberhasilan program ini. Umumnya, Pencerah Nusantara terbuka bagi siapapun dengan pendidikan minimal D3/D4/S1 dengan latar belakang pendidikan kesehatan.

Selain itu, prestasi akademik juga penting. Kendati tidak selalu disebutkan dalam persyaratan, usahakan kamu memiliki IPK di atas 3,0 untuk meningkatkan daya saingmu selama periode seleksi. Di sisi lain, pengalaman sebagai seorang tenaga kesehatan profesional juga sangat dihargai, bahkan menjadi poin plus bernilai tinggi dalam program ini. Kenapa kualifikasi ini terbilang tinggi?

Itu karena di wilayah penempatan kamu perlu merancang program intervensi kesehatan, memastikan komunikasi lintas sektor berjalan, serta mengukur keberhasilan program-program yang kamu jalankan. Penguasaan terhadap ilmu-ilmu kesehatan tentu akan sangat membantumu selama periode intervensi.

Pastikan Kamu Pemuda Berjiwa Pemimpin

Pencerah Nusantara adalah program penguatan status kesehatan masyarakat dengan melibatkan tenaga kesehatan muda. Pada beberapa proses rekrutmen angkatan terdahulu, ada prasyarat untuk berusia maksimal 30 tahun. Prasyarat ini menyesuaikan definisi pemuda dalam peraturan UU No. 40 Tahun 2009. Namun dalam beberapa kesempatan, seperti rekrutmen PN Covid-19, syarat ini tidak bersifat mutlak. Memang, dengan berusia muda kamu akan lebih diuntungkan dalam proses pendaftaran. Kendati demikian, pengalaman kepemimpinanmu juga akan menjadi tolok ukur yang sangat relevan.

Lantas, apa yang dimaksud “berjiwa pemimpin”? Maksudnya, kamu memiliki pengalaman mengarahkan dirimu atau lingkungan sekitarmu mengambil pilihan yang tepat. Berjiwa pemimpin tidak selalu tentang menjadi ketua organisasi, menang berbagai perlombaan, ataupun aktif di berbagai kegiatan. Pengalaman menjadi seorang relawan, asisten peneliti, ataupun terlibat dalam pentas kesenian juga bisa menggambarkan jiwa kepemimpinanmu. Bisa dikatakan, sejauh kamu bisa menerangkan fungsi, tugas, dan signifikansi kehadiranmu dalam suatu program atau proyek, kamu bisa menyebut dirimu berjiwa pemimpin.

Jiwa kepemimpinan sangat penting dalam menjalankan tugas Pencerah Nusantara. Di wilayah penempatan kamu dipastikan akan mengalami berbagai tantangan, mulai dari konflik, penolakan, hingga diacuhkan komunitas sekitar. Namun tetap, seorang Pencerah Nusantara perlu selalu mengambil keputusan yang tepat untuk memastikan segala intervensi kesehatan yang direncanakan berjalan sempurna.

Miliki Komitmen Memperbaiki Indonesia

Kantor Khusus Presiden RI untuk Millennium Development Goals (KUKPRI-MDGs) menggagas Pencerah Nusantara sejak 2011, sebelum akhirnya CISDI mengambil peran penyelenggara sejak 2014 lalu. Pencerah Nusantara adalah salah satu inovasi untuk mencapai target-target pembangunan dalam MDGs yang terkait dengan kesehatan. Intervensi kesehatan melalui penguatan puskesmas adalah salah satu metode yang dianggap paling efektif mewujudkan misi tersebut. Mengapa? Ini karena, kendati memiliki spesifikasi dan kualitas yang berbeda-beda, puskesmas tersebar di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah dengan kondisi kesehatan tertinggal.

Bergabung sebagai Pencerah Nusantara bukan hanya sebuah pencapaian, di lain sisi ia juga menjadi pengorbanan. Seorang Pencerah Nusantara terpilih selalu dihadapkan pada pilihan untuk meninggalkan zona nyaman. Mereka yang lahir, tumbuh, dan terdidik di kota besar, perlu menghadapi sulitnya akses terhadap kebutuhan dasar di berbagai wilayah penempatan. Hal itu belum juga ditambah dengan pandangan acuh masyarakat sekitar hingga sulitnya akses terhadap kebutuhan esensial lain.

Namun demikian, perlu diakui ketika seorang Pencerah Nusantara diterima dan diakui oleh penduduk sekitar, muncul perasaan haru dan kebahagiaan yang mendalam. Oleh karena itu, komitmen menjadi penting, kamu perlu memahami betul alasan kamu mau terlibat dalam Pencerah Nusantara.

Pastikan komitmen itu bukan sekadar keinginan mengunjungi wilayah-wilayah terluar Indonesia, tetapi komitmen untuk membuat perubahan. Pastikan ilmu yang kamu miliki, pengetahuan yang kamu dapatkan, dan keterampilan yang kamu latih berguna untuk meningkatkan derajat hidup orang-orang di wilayah penempatan.

Untuk kalian yang masih ingin bergabung sebagai Pencerah Nusantara, pastikan memenuhi segala kualifikasi yang disebutkan di atas. Tentu, tidak semua orang dengan kualifikasi pendidikan dan pengalaman yang baik, jiwa kepemimpinan yang tulus, serta komitmen memperbaiki Indonesia yang kuat terpilih menjadi Pencerah Nusantara. Meski begitu, ketiga prasyarat tersebut sangat dibutuhkan bagi siapapun yang ingin mengabdikan diri bagi Indonesia, melalui ataupun tanpa melalui Pencerah Nusantara.

 

Tentang Pencerah Nusantara

Pencerah Nusantara adalah inovasi mengurangi kesenjangan pelayanan publik di bidang kesehatan untuk mewujudkan Indonesia sehat dan sejahtera yang telah dilaksanakan sejak 2012. Pencerah Nusantara menekankan penguatan pelayanan kesehatan primer (puskesmas) oleh tim pemuda multi-profesi. Model Pencerah Nusantara menekankan peran anak muda dalam sebuah tim dengan beragam profesi kesehatan, pemantauan dan evaluasi, inovasi, dan kolaborasi multi-sektor. Sejak 2015 model intervensi puskesmas berbasis Tim Pencerah Nusantara diadopsi Kementerian Kesehatan sebagai program serupa bernama Nusantara Sehat.

 

 

Penulis

 

Amru Sebayang

142 Pengunjung
Share This!