Satu Tahun Pandemi, Indonesia Mendapat ‘Hadiah’ Varian Covid-19 B117

Content

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan varian virus corona B117 telah ditemukan di Indonesia tepat setahun setelah kasus Covid-19 Indonesia pertama kali diumumkan. (Sumber gambar: Dokumentasi Kementerian Kesehatan RI)

 

Pada 2 Maret 2021 lalu, genap sudah satu tahun virus Covid-19 resmi menyebar di Indonesia. Per 2 Maret 2021, Satgas Covid-19 melaporkan total kumulatif kasus mencapai 1.347.026  kasus dengan jumlah orang meninggal karena Covid-19 sebanyak 36.518 jiwa. Sementara itu, tingkat positivitas nasional adalah 18,6 persen. Bersama catatan tersebut, berikut kami rangkumkan berita kesehatan dalam dua minggu ke belakang.

 

  1. Mutasi virus corona B117 ditemukan di Indonesia

Pada Selasa (2/3), Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengonfirmasi bahwa mutasi virus corona B.1.1.7, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, kini telah ditemukan di Indonesia. Mutasi virus ini diketahui 70 persen lebih menular daripada virus Sars-CoV-2 awal.  “Artinya kita akan hadapi pandemi ini dengan tingkat kesulitan yang semakin berat,” tutur Dante. (kompas.com, 2/3)

 

  1. Menkes Terbitkan Aturan Vaksin Mandiri

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi menerbitkan aturan terkait vaksinasi Covid-19 jalur mandiri melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 pada Rabu (24/2). Vaksin gotong royong diharapkan akan mempercepat Indonesia mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). “Jenis vaksin Gotong Royong tidak akan menggunakan vaksin Sinovac, vaksin AstraZeneca, vaksin Novavax dan Pfizer,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.  (kompas.com, 1/3)

 

  1. COVAX Mengirimkan Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang

Ghana menjadi negara pertama yang menerima vaksin Covid-19 dari COVAX, sebuah aliansi global yang memastikan semua negara anggotanya memiliki akses ke vaksin Covid-19. COVAX telah mengirimkan 600 ribu dosis vaksin ke Ghana yang dilanjutkan dengan mengirimkan 11 juta dosis ke beberapa negara lain di benua Afrika seperti Angola, Kambodia, Kongo, dan Nigeria. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan COVAX akan mengirimkan 270 juta dosis vaksin ke 142 negara anggotanya hingga akhir Mei 2021. (voanews.com, 2/3)

 

  1. 2,1 Juta Penduduk Indonesia Telah Menerima Vaksin Covid-19

Sebanyak 169.489 orang menerima suntikan pertama vaksin virus corona pada Rabu (3/3). Dengan begitu, total penduduk Indonesia yang telah menerima vaksinasi Covid-19 sejak 13 Januari 2021 mencapai 2.104.967. Secara total, pemerintah telah menjangkau 5,22% dari target vaksinasi tahap pertama dan kedua sebanyak 40.349.051 orang. Pemerintah menyatakan masih kesulitan mendapatkan pasokan vaksin virus corona dalam waktu dekat. Oleh karena itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hanya menargetkan 20 persen penduduk Indonesia bisa mendapatkan vaksin hingga Juni 2021. (katadata.co.id, 3/3)

 

Tentang Rubrik Kesehatan dalam Dua Pekan

Kesehatan dalam Dua Pekan adalah rubrik yang dikelola Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI). Rubrik ini merangkum berita-berita penting terkurasi seputar kesehatan dan pembangunan selama dua pekan ke belakang.

 

Tentang CISDI

Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) adalah think tank yang mendorong penerapan kebijakan kesehatan berbasis bukti ilmiah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaya, setara, dan sejahtera dengan paradigma sehat. CISDI melaksanakan advokasi, riset, dan manajemen program untuk mewujudkan tata kelola, pembiayaan, sumber daya manusia, dan layanan kesehatan yang transparan, adekuat, dan merata.

 

Penulis

Ardiani Hanifa Audwina

419 Pengunjung
Share This!