Rizqy Amelia Zein

Nama: Rizqy Amelia Zein

Organisasi: Universitas Airlangga

Domisili: Surabaya

Topik Kepakaran: Kesehatan Jiwa

Amelia saat ini bekerja di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga di Surabaya sebagai peneliti dalam pelatihan di Institute for Globally Distributed Open Research and Education (IGDORE). Ia juga merupakan co-founder dari Airlangga #OpenScience yang berfokus untuk mempromosikan praktik ilmiah terbuka tak terbatas hanya di Universitas Airlangga. Ia meraih Sarjana Psikologi dari Universitas Airlangga dan Magister Penelitian Sosial dari University of Edinburgh.

Sebagai calon PhD, program penelitian yang direncanakannya adalah melihat bagaimana orang awam religius menyesuaikan diri dengan temuan ilmiah kontroversial terhadap keyakinannya, khususnya mengenai isu yang berhubungan dengan kesehatan seperti vaksinasi, obat alternatif, dan penyakit menular. Amelia juga secara luas tertarik untuk meneliti penalaran moral, pelanggaran norma, dan kepercayaan konspirasi.


“ Tingkat cakupan imunisasi di level global menunjukkan tren penurunan yang cukup mengkhawatirkan, bahkan sebelum pandemi Covid-19. Namun berdasarkan survei yang dilakukan Kemenkes, WHO, dan UNICEF bulan November 2020 yang lalu, masyarakat yang menyatakan bersedia divaksin Covid-19 masih cukup tinggi, yaitu sekitar lebih dari 60 persen. Sekitar seperlima responden menyatakan belum tahu dan sedikit sekali – kurang dari 10 persen, menyatakan tidak bersedia divaksin sama sekali.


Target kampanye vaksinasi sesungguhnya adalah kelompok yang diwakili seperlima dari responden survei tersebut. Agar yang ragu-ragu (untuk divaksinasi) menjadi yakin, mereka tidak hanya harus diyakinkan tentang khasiat vaksin sebagai upaya pencegahan penyakit, namun sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Berbagai riset di Psikologi Sosial menyediakan bukti bahwa individu akan termotivasi untuk patuh pada anjuran atau aturan (misalnya vaksin sebagai kewajiban) ketika mereka mendapat sinyal mayoritas orang juga melakukan hal yang sama. ”