Loading color scheme

YOUTH EMPOWERMENT

Populasi kaum muda Indonesia yang tinggi menjadi kunci pembangunan berkelanjutan.

Pada tahun 2019, jumlah kelompok usia muda pada rentang 15-30 tahun di Indonesia mencapai 65 juta atau hampir seperempat jumlah penduduk di Indonesia (BPS, 2019). Pada rentang tahun 2025-2030, Indonesia diperkirakan akan mengalami puncak Bonus Demografi, sehingga harus dioptimalkan sebagai momentum pertumbuhan Nasional

Dalam menghadapi bonus demografi tersebut, Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam mempersiapkan kaum muda untuk menjadi pilar utama dalam pembangunan, salah satunya dari sektor kesehatan. Dalam sektor kesehatan, masih terdapat 49,1% kaum muda yang tidak memiliki jaminan kesehatan dan masih tingginya angka kehamilan kaum muda di bawah 20 tahun sebesar 30,25%. Kondisi ini membuat kaum muda di Indonesa rentan terhadap kesakitan dan kematian sehingga memengaruhi waktu produktif mereka (Statistik Kaum Muda, 2017). Berbagai tantangan tersebut jika tidak segera diantisipasi dengan baik, maka akan berdampak pada hilangnya kesempatan Indonesia dalam mengakselerasi pertumbuhan dan bahkan bisa menjadi beban dalam pembangunan karena rendahnya kualitas dan produktifitas kelompok usia muda atau yang disebut Bencana Demografi.

Namun, kenyataannya kaum muda masih ditempatkan sebagai objek dari pembangunan. Hal ini tercermin dari target capaian kementerian dan lembaga yang berfokus pada jumlah kaum muda yang mendapatkan layanan atau terpapar pada program, tanpa melihat bagaimana proses pelibatan kaum muda untuk mencapai target tersebut. Aset sumber daya sebesar itu harus disadari oleh pemangku kepentingan untuk dapat mengoptimalkan potensi dan produktivitas mereka. Peran dan kontribusi kaum muda untuk pembangunan perlu diakui dan ditingkatkan dampaknya melalui wadah-wadah yang tepat.

CISDI merasa perlu menyediakan wadah sebagai ruang keterlibatan yang aktif dan bermakna bagi kaum muda terutama dalam membuat keputusan yang menyangkut kesehatan dan kesejahteraan kaum muda. Sejak berdiri pada tahun 2014, CISDI menginisiasi 2 forum partisipatif tingkat Nasional antara pemangku kepentingan dengan kelompok kaum muda, yaitu Forum for Young Indonesians (FYI) dan Youth Town Hall (YTH).