Di komunitas, kurangnya kesadaran, rasa takut, dan kendala akses membuat ibu hamil serta orang tua dengan anak kecil enggan melaporkan kondisi kesehatannya, sehingga penanganan medis kerap terlambat atau tidak optimal. CISDI mengembangkan Aplikasi PN PRIMA, sebuah platform berbasis web yang menjembatani komunikasi antara kader kesehatan, tenaga kesehatan profesional, dan masyarakat, agar layanan yang diberikan lebih personal, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan.
Dikembangkan dengan pendekatan Human-Centered Design berdasarkan masukan langsung dari kader kesehatan, aplikasi ini mengintegrasikan informasi penting, mulai dari status gizi hingga riwayat medis, dalam satu platform yang mudah diakses kader maupun tenaga kesehatan di puskesmas. Pelatihan berkelanjutan dan supervisi fasilitatif memastikan kader dapat terus menggunakannya dengan percaya diri.
Dokumen ini menjelaskan alur kerja aplikasi, mulai dari penarikan data sasaran bayi dan balita dari ePPGBM di puskesmas, verifikasi data gizi oleh tenaga kesehatan, hingga pendampingan dan kunjungan rumah khusus oleh kader, serta pengembalian data terolah ke sistem puskesmas. Bagian penutup memuat hasil penggunaannya: peningkatan kepuasan kader kesehatan, tingkat retensi pengguna yang tinggi, dan adopsi yang signifikan. Aplikasi PN PRIMA telah diimplementasikan di tiga wilayah di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bandung.
Ringkasan visual satu halaman tersedia dalam bentuk poster A3.
.png)