Lompat ke konten utama
Logo CISDI: Simbol kolaborasi tiga pilar strategis—riset, advokasi, dan peningkatan kapasitas—untuk kemajuan kesehatan Indonesia.

Director of Primary Health Impact Lab (PHIL)

Direktur akan memimpin tahap pendirian dan pengembangan Primary Health Impact Lab (PHIL) - sebuah gagasan CISDI untuk mendorong transformasi sistem kesehatan Indonesia yang sistemik dan berbasis bukti melalui integrasi riset, aksi partisipatif, advokasi kebijakan, dan kemitraan. 


Peran ini membutuhkan semangat kewirausahaan, kemampuan manajerial bisnis yang kuat, serta perhatian terhadap detail sebagaimana dimiliki oleh peneliti kesehatan masyarakat dan pembangunan kesehatan. Direktur akan melapor langsung kepada Ketua Steering Committee PHIL dan bertanggung jawab untuk memastikan terselenggaranya program Primary Health Impact Lab yang dikelola secara baik dan komprehensif. 


Setelah PHIL terbentuk, lembaga ini akan berfungsi sebagai sebuah institusi riset. Dalam konteks tersebut, tanggung jawab Direktur mencakup namun tidak terbatas pada memastikan proses produksi bukti ilmiah yang kuat, meninjau dan memperbarui kurikulum kesehatan masyarakat serta fakultas kedokteran, membimbing berbagai kolaborator dalam penelitian terkait model layanan dan sistem pelayanan kesehatan primer untuk Indonesia. Posisi ini bersifat penuh waktu, berbasis di Jakarta, dengan kemungkinan perjalanan dinas secara berkala ke Kota Tegal, Jawa Tengah.


Tujuh fungsi/objektif utama dari peran ini meliputi:

  1. Berkolaborasi dengan mitra pendiri PHIL menyusun struktur organisasi dan tata kelola Program PHIL untuk memastikan kesiapan operasional;
  2. Menyusun dan menetapkan peraturan kerja yang akan menjadi fondasi Sekretariat PHIL (dengan dukungan staf). Dengan dukungan staf, menyusun dan menetapkan peraturan kerja yang akan menjadi tulang punggung Sekretariat PHIL;
  3. Mengembangkan kerangka kelembagaan untuk operasional, administrasi, dan pelaporan Sekretariat PHIL;
  4. Merancang serta menetapkan agenda keterlibatan dan pertemuan, serta memperoleh kesepakatan/persetujuan Steering Committee terhadap agenda riset yang akan menghasilkan bukti berbasis data untuk produk riset;
  5. Memimpin dan menyiapkan rekomendasi kebijakan dan operasional atau model layanan berdasarkan temuan penelitian;
  6. Mengawasi berbagai penelitian yang mengembangkan model layanan serta memperbarui kurikulum kesehatan masyarakat dan fakultas kedokteran;
  7. Direktur juga berperan sebagai Kepala Sekretariat yang akan mewakili, membangun, dan meningkatkan visibilitas PHIL di tingkat nasional, regional, dan global.


Secara keseluruhan, peran ini memastikan PHIL diposisikan dan didukung secara efektif melalui kolaborasi yang terarah dengan beragam pakar, institusi akademik, pemerintah, komunitas, serta mitra lintas sektor yang bergerak dalam pengembangan sektor kesehatan.


Tentang Primary Health Impact Lab (PHIL)

Primary Health Impact Lab (PHIL) merupakan gagasan CISDI membentuk full-service Center of Expertise untuk mendorong transformasi sistem kesehatan Indonesia secara sistematik dan berorientasi pada basis bukti melalui integrasi riset denganaksi partisipatif, advokasi kebijakan, dan kemitraan.


Pada Juli 2025, CISDI menjalin kemitraan formal dengan Universitas Harkat Negeri (UHN). Tujuannya membentuk pusat riset layanan kesehatan primer pertama di Indonesia yang menjangkau tingkat nasional dan regional. Kemitraan ini juga telah menjalin kerja sama dengan Harvard Medical School – Global Primary Healthcare Program.


PHIL memiliki lima tujuan utama:

  1. Membangun dan mengelola pusat pembelajaran dan riset kolaboratif di bidang layanan kesehatan primer;
  2. Menghasilkan bukti ilmiah dan rekomendasi kebijakan berdasarkan hasil riset;
  3. Mengembangkan model layanan layanan kesehatan primer, termasuk kerangka pelatihan dan kurikulum;
  4. Mendorong penguatan kapasitas dan transfer pengetahuan kepada lintas pemangku kepentingan;
  5. Menjadi pusat rujukan pembelajaran kesehatan masyarakat.


Kualifikasi Minimum

  • Pendidikan: minimal Magister di bidang kebijakan publik, kesehatan masyarakat, kedokteran, bisnis, manajemen nirlaba, atau bidang terkait lainnya;
  • Pengalaman kepemimpinan minimal 10 tahun pada berbagai sektorberbasis programa, riset, atau bisnis;
  • Pengalaman manajemen proyek dan inisiatif yang melibatkan mulitiple stakeholders, termasuk koordinasi dengan pemerintah, akademisi, dan komunitas (dapat disertai portofolio);
  • Pengalaman menyusun rencana strategis dan mengubahnya menjadi aksi nyata yang hasilnya dapat diukur
  • Pengalaman yang kuat dan disertai portofolio dalam: manajemen SDM, pengelolaan proyek dengan ketentuan waktu ketat, kepemimpinan tim, kemitraan berbasis komunitas
  • Memahami tata kelola, kepatuhan, dan persyaratan pelaporan yang relevan untuk program hibah atau kepentingan publik;
  • Mampu berinteraksi secara efektif dengan pemangku kepentingan dari lintas sektor dan berbagai konteks kelembagaan;
  • Menguasai lebih dari satu bahasa, serta wajib mahir berbahasa Inggris (lisan dan tulisan).


Kompetensi Teknis/Perilaku

Kompetensi Inti

  • Berpikir strategis dan kemampuan perencanaan yang didukung dengan kapasitas operasional dan implementasi.
  • Manajemen pemangku kepentingan dan kemitraan;
  • Orientasi pada hasil dan akuntabilitas;
  • Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah;
  • Kepemimpinan dan kemampuan memengaruhi lintas institusi.


Kompetensi Teknis

  • Rekam jejak penelitian di bidang kesehatan masyarakat, kebijakan kesehatan, penguatan sistem kesehatan, dan pembangunan sektor kesehatan;
  • Desain dan tata kelola kemitraan (MoU/MoA, peran, model koordinasi);
  • Manajemen program dan proyek (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan);
  • Pendekatan berbasis komunitas dan aksi/dampak kolektif;
  • Pengetahuan mengenai monitoring, evaluasi, pembelajaran, dan evaluasi dampak, termasuk pelacakan kinerja;
  • Pemahaman terhadap program kepentingan publik, hibah, dan persyaratan kepatuhan.


Kompetensi Perilaku

  • Kemampuan komunikasi interpersonal yang kuat dan mendengarkan secara aktif;
  • Kemampuan berkolaborasi lintas sektor dan budaya;
  • Integritas, profesionalisme, dan pertimbangan etis yang baik;
  • Adaptif dalam lingkungan yang kompleks dan dinamis;
  • Kepercayaan diri dalam bekerja dengan pimpinan senior, aktor komunitas, dan mitra eksternal.


Tenggat waktu pendaftaran : 4 Februari 2026

Kirim CV dan lamaran melalui email: [email protected]


Posisi ini terbuka untuk semua kewarganegaraan dan proses rekrutmen dilakukan segera.

Hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi.