Lompat ke konten utama
Logo CISDI: Simbol kolaborasi tiga pilar strategis—riset, advokasi, dan peningkatan kapasitas—untuk kemajuan kesehatan Indonesia.

Program Officer for PHIL

Primary Healthcare Impact Lab (PHIL) akan meluncurkan Model of Care hipertensi berbasis kerja tim di fasilitas pelayanan kesehatan primer di wilayah Tegal/Brebes. Dalam model ini, patient navigator mendampingi pasien hipertensi agar tetap menjalani perawatan secara berkelanjutan. Program Officer menjadi perwakilan klinis PHIL di lapangan. Dengan latar belakang pendidikan kedokteran atau keperawatan, posisi ini memastikan bahwa tenaga kesehatan dan patient navigator di lokasi proyek mendapatkan pelatihan, dukungan teknis, serta kepercayaan diri untuk menerapkan model sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan, sekaligus memantau pelaksanaannya setiap hari.


Di bawah supervisi Lead for Service Delivery and Model of Care, Program Officer mendukung kesiapan fasilitas kesehatan dan pelaksanaan pelatihan, memastikan pelayanan berjalan sesuai alur layanan dan SOP yang telah disepakati, memberikan pendampingan kepada patient navigator dan staf fasilitas kesehatan, serta memastikan kelengkapan register, daftar pasien yang perlu ditindaklanjuti (recall lists), dan data kepatuhan terhadap model (fidelity data). Hasil observasi lapangan dari posisi ini akan menjadi masukan langsung bagi evaluasi pembelajaran bulanan dan pengembangan Model of Care. Dengan demikian, PHIL dapat membangun bukti untuk mendukung pelayanan kesehatan primer yang berpusat pada pasien dan dapat diadopsi oleh pemerintah kabupaten serta BPJS Kesehatan.



Kualifikasi Minimum

  • Pendidikan: Sarjana atau profesi di bidang Kedokteran (dokter) atau Keperawatan. Lulusan Kebidanan dengan pengalaman di bidang penyakit tidak menular (PTM) dapat dipertimbangkan.
  • Pengalaman Kerja: Minimal dua tahun pengalaman klinis atau program di layanan kesehatan primer, idealnya mencakup pelayanan PTM atau hipertensi, supervisi tenaga kesehatan atau kader, maupun peningkatan kualitas layanan. Pengalaman dalam mengorganisasi atau memfasilitasi pelatihan bagi tenaga kesehatan dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa (adult learning) lebih diutamakan.
  • Pengetahuan Khusus: Manajemen hipertensi dan pengukuran tekanan darah, pelayanan Puskesmas dan Integrasi Layanan Primer (ILP), JKN/BPJS Kesehatan dan sistem rujukan, serta supervisi suportif dan pendampingan.
  • Bahasa: Fasih berbahasa Indonesia. Kemampuan berbahasa Jawa, khususnya dialek Tegal, menjadi nilai tambah. Memiliki kemampuan bahasa Inggris untuk membaca pedoman dan menyusun laporan singkat.
  • Sertifikasi: Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku lebih diutamakan. Pelatihan dalam supervisi suportif, pendampingan kesehatan (health coaching), atau konseling menjadi nilai tambah.
  • Persyaratan Lainnya: Berdomisili di atau bersedia pindah ke wilayah Tegal/Brebes; bersedia melakukan perjalanan harian antarlokasi proyek (memiliki SIM dan sepeda motor pribadi menjadi nilai tambah); tidak merokok atau bersedia berhenti merokok; serta bukan Aparatur Sipil Negara (ASN).


Kompetensi


Kompetensi Teknis

  • Pelayanan hipertensi dan penyakit tidak menular (PTM) di layanan kesehatan primer
  • Supervisi suportif dan pendampingan
  • Fasilitasi pelatihan bagi tenaga kesehatan dan patient navigator
  • Pemeriksaan kesesuaian implementasi model (fidelity checks) dan audit teknik pengukuran tekanan darah
  • Pencatatan dan kualitas data
  • Pelibatan masyarakat
  • Pendampingan klinis dan pemberian umpan balik kepada tenaga kesehatan


Kompetensi Perilaku

  • Integritas dan kemampuan merepresentasikan CISDI di lapangan
  • Kerja sama tim dan penyelesaian konflik
  • Komunikasi yang jelas dengan tenaga kesehatan dan pasien
  • Kemampuan bekerja dengan supervisi minimal
  • Ketangguhan dan kemampuan pemecahan masalah
  • Ketelitian dan perhatian terhadap kualitas


Tenggat waktu pendaftaran : 12 November 2026

Kirim CV dan lamaran melalui email: [email protected]

Hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi.