Dokumen ini merupakan lembar fakta (factsheet) yang menyajikan analisis mengenai kualitas gizi produk makanan dan minuman kemasan di Indonesia menggunakan pendekatan Nutrient Profile Model (NPM). Publikasi ini membandingkan tiga sistem klasifikasi zat gizi, yaitu Nutri-Level yang diusulkan di Indonesia, serta model dari WHO South-East Asia Region (WHO SEARO) dan Pan American Health Organization (PAHO), untuk menilai sejauh mana produk melebihi ambang batas gula, garam, dan lemak. Bekerjasama dengan Global Food Research Program (University of North Carolina at Chapel Hill), data Mintel Global New Products Database digunakan dalam analisis terhadap lebih dari 5.000 produk yang beredar di Indonesia pada periode 2018–2024. Temuan utama menunjukkan bahwa sebagian besar produk melebihi batas zat gizi menurut standar global, sementara sistem Nutri-Level saat ini cenderung kurang sensitif dalam mengidentifikasi produk tidak sehat. Dokumen ini bertujuan mendukung penguatan kebijakan pangan di Indonesia, dengan rekomendasi utama berupa adopsi NPM berbasis bukti yang selaras dengan praktik terbaik internasional, peninjauan ulang ambang batas Nutri-Level, perbaikan sistem pelabelan depan kemasan, serta penerapan kebijakan komprehensif untuk mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak.
.png)