Lompat ke konten utama
Logo CISDI: Simbol kolaborasi tiga pilar strategis—riset, advokasi, dan peningkatan kapasitas—untuk kemajuan kesehatan Indonesia.

Layanan Kesehatan Primer

Laporan Tahunan CISDI 2025

Tahun 2025 menandai sebelas tahun perjalanan CISDI mengawal pembangunan kesehatan yang adil dan berpihak pada masyarakat. Berbagai hal yang telah dilalui bukan semata menjadi capaian, melainkan juga peluang kolaborasi untuk dampak yang semakin luas. Lengkapnya di Laporan Tahunan CISDI 2025.

Laporan Tahunan CISDI 2025

Universitas Harkat Negeri Hadirkan Perspektif Global tentang Masa Depan Pelayanan Kesehatan Primer

Universitas Harkat Negeri menghadirkan perspektif global mengenai masa depan pelayanan kesehatan primer melalui Public Lecture Series bertajuk “People at the Centre: Reimagining the Future of Primary Health Care in Indonesia” di Sport Center Kampus Mataram Universitas Harkat Negeri, Kota Tegal, Jawa Tengah pada Kamis (13/8).

Universitas Harkat Negeri Hadirkan Perspektif Global tentang Masa Depan Pelayanan Kesehatan Primer

Penguatan Kader Tingkatkan Layanan Gizi Inklusif di Depok dan Bekasi

Pelaksanaan training of trainer dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan field facilitator merupakan fondasi yang penting untuk memperkuat peran kader kesehatan di masyarakat.

Penguatan Kader Tingkatkan Layanan Gizi Inklusif di Depok dan Bekasi

Buku Saku Kader PRIMA: Gizi Balita Sehat, Komunitas Kuat

Panduan praktis bagi kader untuk mendukung gizi balita di komunitas tanpa diskriminasi, dengan sehat kepekaan dan kepedulian.

Buku Saku Kader PRIMA: Gizi Balita Sehat, Komunitas Kuat

Inovasi Kesehatan Jangan Berhenti di Pilot Project: CISDI Suarakan Perubahan Sistemik di Leimena Conference 2026

Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mendorong penguatan ekosistem yang memungkinkan berbagai inovasi berbasis bukti untuk diadopsi ke dalam sistem kesehatan. Gagasan ini disampaikan dalam sesi diskusi panel Leimena Conference 2026 berjudul From Innovation to System Adoption: Building Pathways for Sustainable Primary Health Care Transformation in Indonesia pada Selasa, 28 Juli 2026.

Inovasi Kesehatan Jangan Berhenti di Pilot Project: CISDI Suarakan Perubahan Sistemik di Leimena Conference 2026

Dari Tegal ke Global: Kolaborasi PHIL Perkuat Layanan Kesehatan Primer

PHIL menjadi momentum penguatan kolaborasi internasional dalam transformasi layanan kesehatan primer di Indonesia.

Dari Tegal ke Global: Kolaborasi PHIL Perkuat Layanan Kesehatan Primer

Dari Jenewa, Swiss, CISDI Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan Primer di WHA 2026

Melalui forum ini, CISDI mengajak masyarakat sipil, organisasi multilateral, akademisi, hingga sektor swasta untuk mendiskusikan kembali bagaimana arsitektur kesehatan global dapat dibangun agar lebih berkelanjutan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dari Jenewa, Swiss, CISDI Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan Primer di WHA 2026

CISDI dan Mitra Lintas Sektor Luncurkan PHIL untuk Memperkuat Sistem Kesehatan

Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) berkolaborasi dengan Universitas Harkat Negeri (UHN) dan PT Tamaris Hidro meluncurkan pusat riset dan inovasi yang berfokus pada penguatan layanan kesehatan primer bernama Primary Healthcare Impact Lab (PHIL). Peluncuran PHIL dilangsungkan di Gedung Swasana BRIN, Jakarta Selatan, pada Kamis, 7 Mei 2026.

CISDI dan Mitra Lintas Sektor Luncurkan PHIL untuk Memperkuat Sistem Kesehatan

Buku Pedoman Supervisi Suportif Kader Posyandu

Buku Pedoman Supervisi Suportif Kader Posyandu disusun untuk merangkum pengalaman tersebut ke dalam sebuah panduan yang komprehensif. Dalam dokumen ini dijelaskan kerangka berpikir, peran dan tanggung jawab, dan tahapan menjalankan supervisi suportif.

Buku Pedoman Supervisi Suportif Kader Posyandu

Panduan Praktis Supervisi Suportif untuk Kader Kesehatan Berdaya

Dokumen ini dirancang sebagai rujukan praktis untuk membantu pembaca memahami konsep supervisi suportif, sekaligus mengadopsi tahapan dan instrumen kerja yang dapat digunakan.

Panduan Praktis Supervisi Suportif untuk Kader Kesehatan Berdaya