Minuman Berpemanis
Penyakit Tidak Menular: Ancaman Senyap di Era Modern
Penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan kanker makin meningkat. Kenali definisi dan cara pencegahannya di sini.
Diterapkan Tahun Depan, Tarif Cukai Minuman Berpemanis Masih Misterius
Artikel ini akan menjelaskan apa itu cukai minuman berpemanis dan kenapa penting untuk tidak ditunda lagi.
%20(1).jpeg)
Jangan Ditunda Lagi, Koalisi PASTI Serukan Pemerintah Segera Terapkan Cukai MBDK dan Label Peringatan
Koalisi Pangan Sehat Indonesia (PASTI), yang terdiri dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia, menggelar aksi publik di area car free day Jakarta. Bersama puluhan relawan serta aktivis masyarakat, mereka mendesak pemerintah segera menerapkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).
Cukai Minuman Berpemanis Jangan Ditunda Lagi
Pemerintah sebaiknya tidak menunda lagi rencana penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tahun ini. Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2025 yang telah diteken Presiden Prabowo Subianto pada 12 Februari 2025 seharusnya menjadi momentum penting untuk segera menyusun aturan tekni

Berdampak Ganda, Cukai Minuman Berpemanis Untungkan Negara hingga Rp 40 Triliun dan Cegah Potensi 450 Ribu Kematian Akibat Diabetes
Cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) semakin mendesak diterapkan. Riset terbaru Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) menunjukkan implementasi cukai minuman berperisa dapat memberikan dampak ganda yang positif. Selain manfaat ekonomi, penerapan cukai MBDK juga dapat mengurangi beban kasus diabetes melitus tipe 2 di Indonesia hingga 2033.
Estimasi Dampak Kesehatan dan Ekonomi dari Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan terhadap Beban Diabetes Tipe 2 di Indonesia
Penelitian ini menyoroti potensi manfaat kesehatan dan ekonomi dari pemberlakuan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) di Indonesia. Penelitian ini melakukan analisa pemodelan untuk memproyeksikan dampak kesehatan dan ekonomi dari cukai MBDK terhadap beban diabetes mellitus tipe 2 (DMT2).

Orang Muda Menanti Cukai MBDK dan Cukai Rokok Tinggi untuk Indonesia Lebih Sehat
Tahun 2024 menjadi awal pemerintahan baru pasca pemilu 2024. Melihat ini, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mengkhawatirkan pergeseran komitmen terhadap cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) yang merupakan usulan pemerintahan berjalan saat ini. Di sisi lain, upaya menaikkan cukai rokok juga belum terlihat jelas dalam visi misi setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Bukan Musuh Industri, Cukai Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK) Mestinya Dapat Diberlakukan Tahun Depan
Menjelang pengesahan RAPBN 2024 menjadi undang-undang pada akhir September mendatang, CISDI dan koalisi mendorong pemerintah dan DPR untuk memberlakukan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tahun depan.
CISDI Menyayangkan Penundaan Kebijakan Cukai Minuman Berpemanis: Pandemi Harusnya Tidak Jadi Alasan
Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) menyayangkan keputusan pemerintah menunda penerapan cukai minuman berpemanis hingga tahun 2024. Menurut CISDI, menunda pengenaan cukai minuman berpemanis berpotensi memperbesar risiko kesehatan yang dialami masyarakat.

Wujudkan Generasi Bebas Diabetes, Saatnya Menjauhkan Anak dari Minuman Berpemanis
Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) menyelenggarakan agenda interaktif bertema Anak Berhak Minum Sehat di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Sabtu (22/7). Acara yang melibatkan anak-anak, orang tua, tenaga kesehatan, dan organisasi masyarakat sipil ini digelar untuk menyambut Hari Anak Nasional 2023.
.png)