Lompat ke konten utama
Logo CISDI: Simbol kolaborasi tiga pilar strategis—riset, advokasi, dan peningkatan kapasitas—untuk kemajuan kesehatan Indonesia.

Pengendalian Tembakau

Studi CISDI: Naik Dua Kali Lipat dalam Satu Dekade, Beban Ekonomi Akibat Merokok Akan Capai Rp353 Triliun pada 2029

Beban ekonomi akibat konsumsi rokok di Indonesia diestimasi naik dua kali lipat dalam satu dekade dan diproyeksikan mencapai Rp353,32 triliun pada 2029 apabila tren prevalensi merokok tidak segera ditekan. Estimasi tersebut berasal dari studi terbaru Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) yang berjudul “Satu Dekade Beban Ekonomi Merokok di Indonesia, 2019-2029: Estimasi dan Proyeksi Cost-of-Illness pada Perokok Aktif, Perokok Pasif, dan Mantan Perokok”.

Studi CISDI: Naik Dua Kali Lipat dalam Satu Dekade, Beban Ekonomi Akibat Merokok Akan Capai Rp353 Triliun pada 2029

Satu Dekade Beban Ekonomi Merokok di Indonesia (2019–2029): Estimasi dan Proyeksi Cost-of-Illness pada Perokok Aktif, Perokok Pasif, dan Mantan Perokok

Prevansi perokok dewasa di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia dan stagnan dalam satu dekade terakhir. Temuan studi ini menunjukkan bahwa beban ekonomi akibat merokok naik 59% dan terus meningkat apabila tanpa intervensi.

Satu Dekade Beban Ekonomi Merokok di Indonesia (2019–2029): Estimasi dan Proyeksi Cost-of-Illness pada Perokok Aktif, Perokok Pasif, dan Mantan Perokok

Laporan Tahunan CISDI 2025

Tahun 2025 menandai sebelas tahun perjalanan CISDI mengawal pembangunan kesehatan yang adil dan berpihak pada masyarakat. Berbagai hal yang telah dilalui bukan semata menjadi capaian, melainkan juga peluang kolaborasi untuk dampak yang semakin luas. Lengkapnya di Laporan Tahunan CISDI 2025.

Laporan Tahunan CISDI 2025

Iklan Rokok dan Vape: Pintu Masuk Produk Mematikan untuk Anak dan Remaja

Iklan rokok dan vape masih marak menyasar anak dan remaja. Simak dampaknya terhadap perilaku merokok serta kebijakan yang dapat melindungi generasi muda.

Iklan Rokok dan Vape: Pintu Masuk Produk Mematikan untuk Anak dan Remaja

Masyarakat Sipil Kritik Keras Pernyataan Andi Yuliani Paris tentang Rokok Murah Untuk Masyarakat Miskin

Koalisi Save Our Surroundings (SOS) mengecam pernyataan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN, Andi Yuliani Paris, yang menyebut perlunya rokok murah yang diproduksi secara legal agar dapat dibeli masyarakat miskin.

Masyarakat Sipil Kritik Keras Pernyataan Andi Yuliani Paris tentang Rokok Murah Untuk Masyarakat Miskin

Gelar Aksi di Kementerian Keuangan: CISDI, RUKKI, dan IYCTC Tolak Penambahan Lapisan Cukai Rokok Baru

Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), Indonesia Youth Council for Tactical Changes (IYCTC), dan Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI) yang tergabung dalam Koalisi Save Our Surroundings (SOS) menggelar aksi satire bertajuk "Program Rokok Murah Nasional" di depan Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat.

Gelar Aksi di Kementerian Keuangan: CISDI, RUKKI, dan IYCTC Tolak Penambahan Lapisan Cukai Rokok Baru

Salah Kaprah Rokok Filter: Tidak Lebih Aman dan Perlu Regulasi Lebih Ketat

Mitos beredar di masyarakat kalau rokok filter lebih aman untuk dikonsumsi. Padahal, rokok filter menyimpan segudang dampak negatif kesehatan dan lingkungan.

Salah Kaprah Rokok Filter: Tidak Lebih Aman dan Perlu Regulasi Lebih Ketat

Lapisan Cukai Rokok Ditambah, Masyarakat Sipil: Kemenkeu Akomodasi Kepentingan Industri Ilegal

Koalisi Save Our Surroundings (SOS), yaitu Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Seknas FITRA, bersama Indonesia Corruption Watch (ICW) menolak rencana penambahan lapisan (layer) cukai hasil tembakau yang digagas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Lapisan Cukai Rokok Ditambah, Masyarakat Sipil: Kemenkeu Akomodasi Kepentingan Industri Ilegal

Riset CISDI: 10 Tahun Berlalu dan Rokok Tetap Murah, Pemerintah Harus Reformasi Cukai Rokok

Riset CISDI menunjukkan kebijakan Cukai Hasil Tembakau 2010–2024 belum efektif menekan konsumsi karena kenaikan tarif kalah dari pertumbuhan daya beli masyarakat.

Riset CISDI: 10 Tahun Berlalu dan Rokok Tetap Murah, Pemerintah Harus Reformasi Cukai Rokok

Keterjangkauan Rokok di Indonesia: Tren Terkini dan Elastisitas

Studi berbasis Susenas 2017–2024 ini menganalisis tren keterjangkauan rokok di Indonesia dan elastisitasnya, dengan implikasi penting bagi kebijakan cukai tembakau.

Keterjangkauan Rokok di Indonesia: Tren Terkini dan Elastisitas