Cukai MBDK
FAQ Label Depan Kemasan
Dokumen Tanya Jawab (FAQ) ini membahas mengenai label depan kemasan, yang merupakan salah satu instrumen kebijakan pangan guna mendorong pola makan sehat serta mengendalikan dan mencegah penyakit tidak menular.

Cukai MBDK Kembali Ditunda, CISDI: Indonesia Berpotensi Rugi Rp 40,6 Triliun Akibat Diabetes
Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) menyesalkan keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunda penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tahun 2026. Pemerintah beralasan kondisi ekonomi “belum cukup kuat” dan menunggu pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen sebagai prasyarat implementasi kebijakan tersebut.
Satu Tahun Prabowo-Gibran: Delapan Tuntutan Pemerhati Kesehatan untuk Penguatan Perlindungan Rakyat dari Penyakit Tidak Menular
Menandai satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran, sebanyak 32 organisasi pemerhati kesehatan masyarakat hari ini membacakan delapan tuntutan kepada pemerintah untuk segera menegakkan kebijakan perlindungan kesehatan masyarakat dari penyakit tidak menular (PTM) melalui pengendalian konsumsi tembakau serta produk pangan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL).

Diterapkan Tahun Depan, Tarif Cukai Minuman Berpemanis Masih Misterius
Artikel ini akan menjelaskan apa itu cukai minuman berpemanis dan kenapa penting untuk tidak ditunda lagi.
%20(1).jpeg)
Berbeda dari Pajak, CISDI Tegaskan Cukai MBDK Tetap Diperlukan untuk Kesehatan Publik
Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dan media roundtable bertajuk “Penguatan Bukti Efektivitas Penerapan Cukai MBDK dari Hasil Studi Elastisitas Harga” di Jakarta pada pada Rabu (10/9).
.webp)
Kembali Ditunda, Cukai Minuman Berpemanis Hanya Sebatas “Janji Manis” Pemerintah
Pemerintah kembali menunda penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) pada 2025. Padahal, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2025 telah mengamanatkan penyusunan aturan teknis melalui Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Barang Kena Cukai Berupa Minuman Berpemanis dalam Kemasan rampung tahun ini.

Jangan Ditunda Lagi, Koalisi PASTI Serukan Pemerintah Segera Terapkan Cukai MBDK dan Label Peringatan
Koalisi Pangan Sehat Indonesia (PASTI), yang terdiri dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia, menggelar aksi publik di area car free day Jakarta. Bersama puluhan relawan serta aktivis masyarakat, mereka mendesak pemerintah segera menerapkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).
Koalisi PASTI: Penundaan Cukai MBDK Bukti Pemerintah Tak Serius Melindungi Kesehatan Masyarakat
CISDI dan FAKTA Indonesia yang tergabung dalam Koalisi Pangan Sehat Indonesia (PASTI) menyatakan kekecewaan atas keputusan pemerintah membatalkan penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) tahun ini. Penundaan kembali pungutan cukai MBDK sangat disayangkan mengingat kebijakan ini telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Selenggarakan Pameran Foto dan Video, CISDI Sampaikan Pentingnya Pengendalian Tembakau dan Minuman Manis dalam Kemasan
Penyakit tidak menular menjadi penyebab utama kematian di Indonesia, dengan 8 dari 10 orang meninggal akibat stroke, jantung iskemik, dan diabetes. Konsumsi produk tidak sehat, seperti rokok serta makanan dan minuman tinggi gula, garam, dan lemak, menjadi faktor pemicunya. Industri tembakau serta industri makanan dan minuman punya andil besar membentuk kebiasaan masyarakat yang berdampak pada tingginya konsumsi rokok hingga produk pangan tidak sehat.

E-katalog Pameran Foto & Video “Kita Berhak Sehat”
Katalog digital ini berisikan kumpulan foto dan video hasil karya dari sepuluh (10) peserta “Lokakarya Foto & Video: Kita Berhak Sehat” yang dipamerkan di "Galeri Cemara 6 - Toeti Heraty Museum" pada tanggal 30 Mei - 1 Juni 2025, sebagai salah satu rangkaian Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2025.

.png)